{"id":20017,"date":"2025-06-11T15:43:00","date_gmt":"2025-06-11T06:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=20017"},"modified":"2025-06-11T16:10:33","modified_gmt":"2025-06-11T07:10:33","slug":"kai-daop-4-semarang-catat-lebih-dari-1-juta-penumpang-gunakan-face-recognition-boarding-gate-dukung-layanan-modern-dan-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=20017","title":{"rendered":"KAI Daop 4 Semarang Catat Lebih dari 1 Juta Penumpang Gunakan Face Recognition Boarding Gate, Dukung Layanan Modern dan Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"\n<p>PT Kereta<br \/>\nApi Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 1.051.855<br \/>\npenumpang telah memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate selama<br \/>\nperiode Januari hingga Mei 2025. Penerapan teknologi ini menjadi bagian dari<br \/>\ntransformasi digital KAI untuk meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan<br \/>\nefisiensi dalam proses boarding pelanggan KA jarak jauh.<\/p>\n<p>Face<br \/>\nRecognition Boarding Gate memungkinkan pelanggan untuk naik kereta api tanpa<br \/>\nharus menunjukkan tiket fisik, e-boarding pass, atau KTP. Cukup dengan memindai<br \/>\nwajah di mesin boarding gate, seluruh data tiket dan identitas penumpang yang<br \/>\ntelah terintegrasi dalam sistem KAI akan diverifikasi secara otomatis dalam<br \/>\nwaktu hanya 1 detik, sehingga proses boarding menjadi lebih cepat, praktis, dan<br \/>\nbebas repot.<\/p>\n<p>\u201cPenerapan<br \/>\nteknologi ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan<br \/>\ntransportasi publik yang modern, efisien, sekaligus mendukung konsep ramah<br \/>\nlingkungan,\u201d ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.<\/p>\n<p>Saat ini,<br \/>\nFace Recognition Boarding Gate telah tersedia di empat stasiun di wilayah Daop<br \/>\n4 Semarang, yaitu Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun<br \/>\nPekalongan, dan Stasiun Tegal. Dari keempat stasiun tersebut, tercatat jumlah<br \/>\npengguna fasilitas ini untuk di Stasiun Semarang Tawang sebanyak 475.885<br \/>\npenumpang, Stasiun Semarang Poncol sebanyak 236.493 penumpang, Stasiun Tegal<br \/>\nsebanyak 170.919 penumpang, dan Stasiun Pekalongan sebanyak 168.558 penumpang.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/2ef56982-7f3b-4f03-1909-439faea71f00\/public\" alt=\"Penumpang KA saat menggunakan layanan\u00a0Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Semarang Tawang\" \/><\/p>\n<p>Selain<br \/>\nmeningkatkan kecepatan layanan, teknologi ini juga sejalan dengan upaya KAI<br \/>\ndalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek<br \/>\npengurangan limbah kertas. Selama lima bulan pertama tahun 2025, KAI Daop 4<br \/>\nSemarang berhasil memangkas penggunaan 8.765 roll kertas tiket, atau setara<br \/>\ndengan 1 juta lebih lembar kertas yang biasanya digunakan untuk boarding pass<br \/>\nfisik.<\/p>\n<p>&#8220;Inovasi<br \/>\nini bukan hanya soal kecepatan atau kenyamanan, tetapi bagian dari gerakan<br \/>\nsadar lingkungan. Satu wajah yang dipindai berarti satu tiket yang tidak perlu<br \/>\ndicetak. Ini wujud nyata upaya kami mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengurangan<br \/>\nsampah kertas dan emisi karbon dari proses produksi serta distribusi tiket<br \/>\nfisik,&#8221; tambah Franoto.<\/p>\n<p>Untuk dapat<br \/>\nmenggunakan fasilitas ini, pelanggan cukup melakukan satu kali registrasi<br \/>\nlayanan Face Recognition melalui aplikasi Access by KAI atau langsung melalui<br \/>\npetugas di stasiun. Di aplikasi, pelanggan dapat membuka menu \u201cAkun\u201d \u2192<br \/>\n\u201cRegistrasi Face Recognition\u201d, lalu mengikuti petunjuk yang tersedia. Setelah<br \/>\nterdaftar, pelanggan tidak lagi memerlukan boarding pass cetak dan bisa<br \/>\nlangsung menuju gate saat waktu keberangkatan tiba.<\/p>\n<p>Dalam hal<br \/>\nkeamanan data pribadi, KAI menjamin perlindungan penuh dengan penerapan standar<br \/>\ninternasional ISO 27001 untuk manajemen keamanan informasi. Data pelanggan<br \/>\nseperti nama, NIK, dan foto wajah disimpan secara aman di infrastruktur KAI,<br \/>\nhanya digunakan untuk keperluan boarding, dan akan dihapus otomatis setelah<br \/>\nsatu tahun atau lebih cepat jika diminta oleh pelanggan melalui aplikasi atau<br \/>\nCustomer Service di stasiun.<\/p>\n<p>\u201cKami<br \/>\nmengajak seluruh pelanggan yang belum menggunakan layanan ini untuk segera<br \/>\nmendaftar dan merasakan manfaat kemudahan serta kecepatan proses boarding<br \/>\ndengan Face Recognition. Selain mempersingkat antrean, pelanggan turut<br \/>\nberkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,\u201d tutup Franoto.<\/p>\n<p>Melalui transformasi teknologi, efisiensi sumber<br \/>\ndaya, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, KAI terus memperkuat<br \/>\nposisinya sebagai penyedia layanan transportasi publik yang modern, andal,<br \/>\naman, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 1.051.855 penumpang telah memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate selama periode Januari hingga Mei [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20019,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-20017","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20017","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20017"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20017\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20018,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20017\/revisions\/20018"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20019"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}