{"id":25911,"date":"2025-08-08T23:57:24","date_gmt":"2025-08-08T14:57:24","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=25911"},"modified":"2025-08-09T00:09:06","modified_gmt":"2025-08-08T15:09:06","slug":"bersama-railfans-kai-daop-1-jakarta-tegaskan-berhenti-tengok-kanan-kiri-aman-jalan-di-jpl-14-manggarai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=25911","title":{"rendered":"Bersama Railfans, KAI Daop 1 Jakarta Tegaskan \u201cBerhenti, Tengok Kanan-Kiri, Aman, Jalan\u201d di JPL 14 Manggarai"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, 8 Agustus 2025 \u2014 Upaya KAI Daop 1 Jakarta untuk terus memperkuat budaya keselamatan dan menekan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang diwujudkan dengan menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan di JPL 14 Stasiun Manggarai, di Jalan Bukit Duri Barat, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan, Jumat (8\/8). Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan tim Humas Daop 1, Wakil Kepala Stasiun Manggarai, petugas Polsuska, serta komunitas pecinta kereta api Sadulur Spoor.<\/p>\n<p>Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang, khususnya di titik rawan kecelakaan, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan perjalanan yang aman, tidak hanya bagi pengguna jasa kereta, tetapi juga bagi masyarakat yang melintasi jalur sebidang,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/d7b50d9f-d996-43d9-e5af-0859731bfa00\/public\" alt=\"imbauan kepada para pengguna jalan untuk tidak menerobos\" \/><\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, kegiatan dilakukan dengan memberikan imbauan kepada pengendara untuk mematuhi rambu-rambu dan menerapkan prinsip keselamatan saat melintas: Berhenti, Tengok kiri-kanan, Aman, lalu Jalan. Selain itu, peserta sosialisasi juga membagikan souvenir bertema keselamatan, serta membentangkan spanduk kampanye keselamatan di sekitar lokasi perlintasan.<\/p>\n<p>\u201cSosialisasi ini adalah bentuk kepedulian KAI terhadap keselamatan perjalanan kereta api dan juga para pengendara. Kami menyadari bahwa perlintasan sebidang merupakan titik kritis yang membutuhkan perhatian khusus. Karena itu, kami melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas pecinta kereta api, untuk bersama-sama menyuarakan pentingnya disiplin berlalu lintas,\u201d terang Ixfan<\/p>\n<p>Ditambahkannya, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di titik-titik rawan lainnya dalam wilayah kerja Daop 1 Jakarta.<\/p>\n<p>Landasan Hukum:<\/p>\n<p>Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, Pasal 124:<\/p>\n<p>\u201cPada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.\u201d<\/p>\n<p>Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 114:<\/p>\n<p>\u201cPada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib:<\/p>\n<p>a) berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu sudah mulai ditutup, dan\/atau ada isyarat lain;<\/p>\n<p>b) mendahulukan kereta api; dan<\/p>\n<p>c) memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel jika tidak ada palang pintu atau siny<\/p>\n<p>&lt;img style=&quot;width: 100%;&quot; src=&quot;https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/c5ba7385-4381-4c50-14ee-cbc56805c800\/public&quot; alt=&quot;<br \/>&#8221; \/&gt;<\/p>\n<p>\u201cUpaya kolaboratif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran pengguna jalan, tetapi juga memperkuat hubungan antara KAI dan masyarakat sekitar jalur kereta api,\u201d tutup Ixfan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 8 Agustus 2025 \u2014 Upaya KAI Daop 1 Jakarta untuk terus memperkuat budaya keselamatan dan menekan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang diwujudkan dengan menggelar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25913,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-25911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25911"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25912,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25911\/revisions\/25912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}