{"id":27996,"date":"2025-08-30T22:11:43","date_gmt":"2025-08-30T13:11:43","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=27996"},"modified":"2025-08-30T23:09:09","modified_gmt":"2025-08-30T14:09:09","slug":"mitigasi-banjir-bandang-jangka-panjang-di-ternate-kementerian-pekerjaan-umum-rencanakan-20-sabo-dam-di-lereng-gamalama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=27996","title":{"rendered":"Mitigasi Banjir Bandang Jangka Panjang Di Ternate, Kementerian Pekerjaan Umum Rencanakan 20 Sabo Dam Di Lereng Gamalama"},"content":{"rendered":"<p>TERNATE, 30 Agustus 2025 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggulirkan rencana induk sebagai upaya mitigasi bencana banjir bandang jangka panjang di Kota Ternate. Sebanyak 20 unit Sabo Dam akan dibangun secara bertahap untuk mengendalikan sedimen dari 11 sungai yang berhulu di Gunung Gamalama, Maluku Utara.<\/p>\n<p>Rencana ini merupakan respons langsung<br \/>\nterhadap bencana banjir bandang yang menerjang Kota Ternate pada 25 Agustus<br \/>\n2024 lalu. Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur<br \/>\nyang signifikan, tetapi juga memakan korban jiwa, sehingga mendorong perlunya<br \/>\nsolusi permanen untuk melindungi warga.<\/p>\n<p>Sebagai langkah awal dari rencana induk<br \/>\ntersebut, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara telah<br \/>\nmemulai pembangunan dua unit Sabo Dam di Sungai Rua pada tahun 2025. Proyek ini<br \/>\nmenjadi fondasi utama dalam upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko<br \/>\nbencana serupa di masa depan.<\/p>\n<p>Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau<br \/>\nlangsung lokasi proyek di Sungai Rua, menekankan urgensi pembangunan<br \/>\ninfrastruktur pengendali sedimen ini. Menurutnya, kondisi lereng Gunung<br \/>\nGamalama yang sudah relatif gundul ditambah dengan curah hujan yang tinggi di<br \/>\nTernate menciptakan potensi ancaman yang serius.<\/p>\n<p>\u201cSetiap kali hujan lebat, potensi longsoran<br \/>\ndan aliran material dari gunung cukup besar. Karena itu, kita memerlukan<br \/>\nbeberapa Sabo Dam sebagai pengendali, penahan sedimen dan longsoran agar tidak<br \/>\nterbawa ke hilir,\u201d ujar Menteri Dody. \u201cInfrastruktur ini akan membantu mencegah<br \/>\nbanjir bandang sekaligus melindungi permukiman dan infrastruktur lain di<br \/>\nbawahnya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Utara,<br \/>\nM. Saleh Talib, menjelaskan lebih detail mengenai rencana jangka panjang<br \/>\ntersebut. Ia memaparkan bahwa ke-20 Sabo Dam itu akan tersebar di titik-titik<br \/>\nrawan di 11 sungai yang berhulu di Gunung Gamalama.<\/p>\n<p>Sungai-sungai tersebut meliputi Sungai Rua,<br \/>\nSungai Kastela, Sungai Taduma, Sungai Sasa, Sungai Monai, Sungai Batumerah,<br \/>\nSungai Maliaro, Sungai Marikurubu, Sungai Kulaba, Sungai Tabalolo, dan Sungai<br \/>\nHaw Amadaha. Pemilihan lokasi Sabo Dam didasarkan pada hasil Survei Detail<br \/>\nEngineering Design (DED) yang dilakukan pasca-bencana 2024, yang<br \/>\nmengidentifikasi sungai-sungai tersebut memiliki potensi ancaman serupa dengan<br \/>\nSungai Rua.<\/p>\n<p>Saat ini, fokus pekerjaan ada di Sungai<br \/>\nRua, di mana pembangunan Sabo Dam 1 dan Sabo Dam 2 serta pembuatan tanggul<br \/>\npasangan batu pada alur sungai lama dan alur sungai baru. Progres konstruksi<br \/>\nSabo Dam 1 sendiri telah mencapai 34% yang mencakup pekerjaan bangunan utama<br \/>\n(main dam), sayap kanan, serta tanggul pasangan batu. Proyek ini ditargetkan<br \/>\nrampung pada Desember 2025. Pembangunan Sabo Dam 3 direncanakan akan menyusul<br \/>\npada tahun 2026.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/07b47543-f83f-4a26-3c08-a72474bc4f00\/public\" alt=\"Mitigasi Banjir Bandang Jangka Panjang Di Ternate Kementerien Pekerjaan Umum\u00a0\" \/><\/p>\n<p>\u201cProyek agar dikerjakan sesuai perencanaan<br \/>\nteknis, efektif dan efisien. Walaupun musim hujan terkadang luar biasa, tetapi<br \/>\nkami yakin proyek ini akan selesai tepat waktu,\u201d tegas Menteri Dody.<\/p>\n<p>Secara teknis, Sabo Dam yang dibangun<br \/>\nsecara berseri ini berfungsi untuk mengendalikan aliran sedimen, memperlambat<br \/>\nlaju aliran material (debris flow), dan menahan material batu berukuran besar<br \/>\ndari hulu. Manfaatnya tidak hanya sebatas mitigasi bencana, tetapi juga untuk<br \/>\nmelindungi ekosistem hilir, mencegah erosi sungai, bahkan dapat difungsikan<br \/>\nsebagai jembatan, sarana irigasi, dan penyedia air baku, serta berperan dalam<br \/>\npengembangan daerah.<\/p>\n<p>Pembangunan infrastruktur pengendali<br \/>\nsedimen ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menerapkan solusi<br \/>\njangka panjang untuk melindungi masyarakat Ternate dari ancaman bencana<br \/>\nhidrometeorologi yang bersumber dari Gunung Gamalama.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TERNATE, 30 Agustus 2025 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggulirkan rencana induk sebagai upaya mitigasi bencana banjir bandang jangka panjang di Kota Ternate. Sebanyak 20 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27998,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-27996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27996"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27997,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27996\/revisions\/27997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}