{"id":30123,"date":"2025-09-24T15:35:05","date_gmt":"2025-09-24T06:35:05","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=30123"},"modified":"2025-09-24T16:08:43","modified_gmt":"2025-09-24T07:08:43","slug":"kementerian-pu-tingkatkan-pembangunan-irigasi-dan-pemberdayaan-masyarakat-desa-melalui-program-p3tgai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=30123","title":{"rendered":"Kementerian PU Tingkatkan Pembangunan Irigasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program P3TGAI"},"content":{"rendered":"<p>Sumbawa, 24 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus meningkatkan pelaksanaan program padat karya Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Program ini menjadi langkah nyata untuk membangun dan memperbaiki saluran irigasi sekaligus memberdayakan masyarakat desa, sejalan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.<\/p>\n<p>Program P3TGAI tidak hanya<br \/>\nberfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadikan petani sebagai motor<br \/>\npenggerak utama. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, dua manfaat<br \/>\nprogram ini dapat dirasakan langsung, infrastruktur pertanian membaik dan ekonomi<br \/>\nlokal bergerak.<\/p>\n<p>\u201cP3TGAI bukan hanya membangun<br \/>\nsaluran irigasi, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa. Petani menjadi<br \/>\npelaku sekaligus penerima manfaat, sehingga mereka merasakan langsung hasil<br \/>\nkerja kerasnya,\u201d kata Menteri PU Dody Hanggodo.<\/p>\n<p>Pada Tahun Anggaran 2025,<br \/>\npemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp1,8 triliun untuk membiayai program<br \/>\nP3TGAI di 8.000 lokasi di seluruh Indonesia. Salah satu wilayah yang menjadi<br \/>\nfokus adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dikenal sebagai salah<br \/>\nsatu sentra pertanian nasional.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/f56676d3-85b3-411d-a422-0e76235b3e00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Untuk Tahap 1 di NTB, program<br \/>\nP3TGAI tersebar di 282 lokasi dengan target penyerapan tenaga kerja mencapai<br \/>\n3.980 orang. Berdasarkan data e-monitoring per 23 September 2025, realisasi<br \/>\npekerjaan fisik di NTB rata-rata telah melampaui 70%. Serapan tenaga kerja juga<br \/>\ntelah memenuhi target sebanyak 3.980 orang, atau setara dengan 119.370 Hari<br \/>\nOrang Kerja (HOK).<\/p>\n<p>Kepala Balai Besar Wilayah<br \/>\nSungai (BBWS) Nusa Tenggara I, Eka Nugraha Abdi, menegaskan bahwa P3TGAI<br \/>\ndirancang sepenuhnya untuk masyarakat. Menurutnya, program ini membuka lapangan<br \/>\nkerja di desa melalui sistem padat karya, yang pada akhirnya memperkuat ketahanan<br \/>\npangan dan menggerakkan roda perekonomian lokal.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan P3TGAI ini murni<br \/>\nuntuk masyarakat, dan Balai hanya melakukan pemantauan. Pengelolaan maupun<br \/>\npengerjaannya dilakukan langsung oleh masyarakat, sehingga manfaatnya lebih<br \/>\nterasa,\u201d ujar Eka Nugraha.<\/p>\n<p>Manfaat program ini dirasakan<br \/>\nlangsung di tingkat desa, seperti di Desa Perung, Kecamatan Penyuk, NTB. Kepala<br \/>\nDesa Perung, Syafruddin, mengungkapkan bahwa program ini membawa perubahan<br \/>\nbesar bagi warganya.<\/p>\n<p>\u201cLebih dari 75 persen dari<br \/>\ntotal 3.074 jiwa warga kami adalah petani, dengan lahan pertanian sekitar 300<br \/>\nhektare. Dulu setiap musim tanam kami harus gotong royong memperbaiki saluran<br \/>\ntanah yang sering jebol. Sekarang saluran sudah permanen dengan pasangan batu,<br \/>\njauh lebih terjamin,\u201d tutur Syafruddin.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/a8463141-15ae-485e-4b88-a91675aa2100\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>ciWujud program P3TGAI di desa<br \/>\nPerung yaitu berupa pengerjaan saluran irigasi tersier dari saluran tanah<br \/>\nmenjadi saluran pasangan batu sehingga lebih awet di kemudian hari. Rata-rata<br \/>\nsaluran yang dibangun memiliki panjang 300 meter dengan masa pengerjaan sekitar<br \/>\n75 hari.<\/p>\n<p>Suwardi, salah seorang petani<br \/>\ndi Desa Perung, tidak hanya merasakan manfaat dari aliran air yang lebih<br \/>\nlancar, tetapi juga mendapatkan penghasilan tambahan. Ia ikut bekerja sebagai<br \/>\ntukang dalam proyek pembangunan saluran di desanya.<\/p>\n<p>\u201cSebelum ada pasangan batu, air<br \/>\nselalu merembes ke kiri-kanan, jadi banyak yang terbuang. Sekarang aliran lebih<br \/>\nlancar sampai sawah. Alhamdulillah saya juga dapat tambahan penghasilan dari<br \/>\nkerja sebagai tukang di proyek ini,\u201d kata Suwardi.<\/p>\n<p>Kementerian PU sendiri terus<br \/>\nberkomitmen meningkatkan pelaksanaan program P3TGAI di seluruh Indonesia karena<br \/>\nselain membangun infrastruktur saluran irigasi yang vital untuk pertanian,<br \/>\nprogram P3TGAI ini sekaligus dapat memberdayakan masyarakat desa dan meningkatkan<br \/>\nperekonomian mereka.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja,<br \/>\nBergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumbawa, 24 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus meningkatkan pelaksanaan program padat karya Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Program ini menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30125,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-30123","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=30123"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30123\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30124,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30123\/revisions\/30124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/30125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=30123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=30123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=30123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}