{"id":30504,"date":"2025-09-28T23:10:49","date_gmt":"2025-09-28T14:10:49","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=30504"},"modified":"2025-09-29T00:09:15","modified_gmt":"2025-09-28T15:09:15","slug":"kementerian-pu-optimalkan-irigasi-air-tanah-di-karanganyar-petani-kini-panen-tiga-kali-setahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=30504","title":{"rendered":"Kementerian PU Optimalkan Irigasi Air Tanah di Karanganyar, Petani Kini Panen Tiga Kali Setahun"},"content":{"rendered":"<p>Karanganyar, 28 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi infrastruktur irigasi yang berkelanjutan. Salah satu bukti nyata dari upaya ini adalah pengoperasian Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) PWS 065 yang berlokasi di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, yang kini memungkinkan petani memanen padi hingga tiga kali dalam setahun.<\/p>\n<p>Proyek yang dieksekusi oleh Balai Besar Wilayah Sungai<br \/>\n(BBWS) Bengawan Solo ini dirancang khusus untuk mengatasi tantangan<br \/>\nketersediaan air di lahan pertanian yang lokasinya jauh dari aliran sungai<br \/>\nmaupun jangkauan bendungan.<\/p>\n<p>Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa program ini<br \/>\nmerupakan solusi strategis bagi para petani di wilayah tadah hujan. \u201cJIAT<br \/>\ndibangun di beberapa tempat yang memang jauh dari sungai dan tidak terairi oleh<br \/>\nbendungan atau bendung, agar sawah-sawah tetap terairi dan bisa panen setahun<br \/>\ntiga kali,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>JIAT PWS 065 di Karanganyar menjadi contoh sukses dari<br \/>\nprogram tersebut. Jaringan ini memanfaatkan sumur dalam dengan kedalaman<br \/>\nmencapai 122 meter untuk menyuplai air. \u201cDi sini kita bangun satu, rata-rata<br \/>\nmemiliki kedalaman di atas 100 meter, dan dapat mengairi sekitar 30 hektar,\u201d<br \/>\ntambah Menteri Dody.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/860cdff6-1f31-450c-6471-93dde5304600\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Menurut Menteri Dody, penyediaan air untuk lahan<br \/>\npertanian ini merupakan implementasi dari amanat Presiden Prabowo yang<br \/>\nmenekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan petani. Sebagai dukungan<br \/>\ntambahan, pemerintah juga merencanakan perbaikan infrastruktur penunjang.<br \/>\n&#8220;Di samping itu, jalan sepanjang sekitar 5 kilometer, kanan maupun kiri<br \/>\nakan kita perbaiki untuk usaha tani,&#8221; kata Menteri Dody.<\/p>\n<p>JIAT PWS 065 yang pertama kali dibangun pada tahun 2007<br \/>\ntelah melalui serangkaian peningkatan. Setelah direhabilitasi pada tahun 2021, fungsi<br \/>\njaringan ini kembali dioptimalkan pada tahun 2023 dengan melakukan konversi<br \/>\nsumber energi dari sebelumnya menggunakan genset menjadi listrik. Langkah ini membuat operasional irigasi menjadi lebih<br \/>\nefisien dan ramah lingkungan. Dengan jaringan pipa sepanjang 2,3 km, irigasi<br \/>\nini mampu melayani lahan seluas 30 hektar dengan debit optimum 15 liter per<br \/>\ndetik.<\/p>\n<p>Dampak positif dari optimalisasi JIAT ini kini telah dirasakan<br \/>\nlangsung oleh 80 petani yang tergabung dalam kelompok tani P3AT Sumber Barokah.<br \/>\nBerkat pasokan air yang terjamin, mereka kini dapat menerapkan pola tanam padi<br \/>\ntiga kali setahun, yaitu pada Musim Tanam (MT) I di bulan November, MT II di<br \/>\nbulan Maret, dan MT III di bulan Juli. Hasilnya, produktivitas panen meningkat<br \/>\nsignifikan, mencapai 6 hingga 7 ton padi per hektar pada setiap musim tanam.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/7e608557-6dad-4343-c907-4135f8619400\/public\" alt=\"Baju coklat \u2013 Doddy Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum\" \/><\/p>\n<p>Menteri Dody menegaskan bahwa program ini adalah wujud<br \/>\nnyata dukungan pemerintah untuk memperkuat kemandirian pangan.<\/p>\n<p>\u201cKetersediaan air merupakan kunci utama keberlangsungan<br \/>\npertanian. Dengan adanya JIAT, petani mendapatkan kepastian air sehingga bisa<br \/>\nmenanam lebih produktif, mendukung swasembada pangan, sekaligus memperkuat<br \/>\nekonomi daerah,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Keberhasilan optimalisasi Jaringan Irigasi Air Tanah<br \/>\n(JIAT) PWS 065 di Karanganyar ini tidak hanya sejalan dengan visi Kementerian<br \/>\nPU untuk menghadirkan infrastruktur air yang berkelanjutan, tetapi juga menjadi<br \/>\nharapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja,<br \/>\nBergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karanganyar, 28 September 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi infrastruktur irigasi yang berkelanjutan. Salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30506,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-30504","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30504","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=30504"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30504\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30505,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30504\/revisions\/30505"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/30506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=30504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=30504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=30504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}