{"id":31100,"date":"2025-10-06T10:11:52","date_gmt":"2025-10-06T01:11:52","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=31100"},"modified":"2025-10-06T11:08:29","modified_gmt":"2025-10-06T02:08:29","slug":"tingkatkan-produktivitas-pertanian-kementerian-pu-bangun-jaringan-irigasi-air-tanah-di-kabupaten-gunungkidul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=31100","title":{"rendered":"Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementerian PU Bangun Jaringan Irigasi Air Tanah di Kabupaten Gunungkidul"},"content":{"rendered":"<p>Gunungkidul, 6 Oktober 2025 &#8211; Guna mendukung produktivitas sektor pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperluas pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Program ini difokuskan untuk wilayah rawan kekeringan, salah satunya di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Menteri PU, Dody Hanggodo, bahkan menyempatkan diri untuk meninjau langsung salah satu lokasi proyek yang menjadi harapan baru bagi masyarakat petani. Kunjungan tersebut berlangsung di Dukuh Bulak Blimbing, Kelurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, pada Minggu (5\/10\/2025).<\/p>\n<p>Dalam kunjungannya, Menteri Dody menegaskan<br \/>\nbahwa program pembangunan JIAT adalah wujud nyata dari komitmen Kementerian PU.<br \/>\nTujuannya adalah untuk memastikan setiap tetes air dapat memberikan manfaat<br \/>\nsebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, infrastruktur<br \/>\nirigasi air tanah ini menjadi solusi jitu bagi daerah tadah hujan seperti<br \/>\nGunungkidul, sehingga para petani bisa memanen hasil bumi lebih dari satu kali<br \/>\ndalam setahun.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/5644c195-dfca-46f1-e692-6329ed82dd00\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>&#8220;Kita sudah komit bersama Ibu Bupati untuk<br \/>\nseluruh area Gunungkidul yang memiliki potensi air tanah memadai, kita akan<br \/>\nbantu bangun beberapa titik tambahan jaringan irigasi air tanah secara<br \/>\nbertahap, sekaligus memperhatikan kebutuhan jalan usaha tani agar akses petani<br \/>\nke lahan juga semakin mudah,&#8221; kata Menteri Dody.<\/p>\n<p>Proyek<br \/>\npembangunan infrastruktur JIAT Blimbing didanai oleh Anggaran Pendapatan dan<br \/>\nBelanja Negara (APBN) dengan anggaran sebesar Rp578 juta. Dana tersebut<br \/>\ndigunakan untuk membangun saluran irigasi sepanjang 172 meter untuk melayani<br \/>\narea persawahan seluas 14,5 hektar. Kehadiran JIAT Blimbing telah terbukti<br \/>\nmemberikan manfaat signifikan dengan meningkatkan luas tambah tanam (LTT)<br \/>\nhingga 32 hektar.<\/p>\n<p>JIAT<br \/>\nBlimbing ditopang oleh sistem pompa air modern yang mengambil air dari sumur<br \/>\ndalam hingga kedalaman 100 meter. Air tersebut kemudian didistribusikan melalui<br \/>\njaringan pipa sepanjang 4,67 km. Untuk menjamin pasokan air tetap stabil<br \/>\nsepanjang tahun, fasilitas ini juga dilengkapi dengan rumah genset dan panel<br \/>\npompa yang mampu menjaga debit produksi air pada angka 30 liter per detik.<\/p>\n<p>\u201cKe<br \/>\ndepan, kita ingin Gunungkidul tidak lagi bergantung sepenuhnya pada hujan.<br \/>\nSecara perlahan, seluruh wilayah akan berubah menjadi kawasan yang<br \/>\nproduktif,&#8221; kata Menteri Dody penuh optimisme.<\/p>\n<p>Upaya<br \/>\npemanfaatan air tanah di Gunungkidul sejatinya memiliki jejak sejarah yang<br \/>\npanjang. Sejak era 1980-an, setidaknya sudah ada sekitar 40 jaringan irigasi<br \/>\nair tanah yang terbangun di wilayah ini. Pembangunan JIAT baru seperti yang ada<br \/>\ndi Blimbing menjadi bukti nyata kesinambungan program Kementerian PU melalui<br \/>\nBalai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Inisiatif ini terus berjalan<br \/>\ndemi memanfaatkan potensi air bawah tanah untuk mendukung ketahanan pangan<br \/>\nnasional dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/5117440d-ef37-4e22-00b1-3ad5d3582000\/public\" alt=\"Baju Putih Kiri \u2013 Bapak Dody Hanggodo Menteri Pekerjaan Umum\" \/><\/p>\n<p>Bupati<br \/>\nGunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyambut hangat dukungan dari<br \/>\npemerintah pusat. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Kementerian<br \/>\nPU yang secara konsisten menjawab kebutuhan masyarakat petani di wilayahnya.<\/p>\n<p>\u201cKami<br \/>\nmenyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri PU dan jajaran BBWS Serayu Opak<br \/>\nyang telah membangun jaringan irigasi air tanah di wilayah kami. Beliau bahkan<br \/>\nturun langsung meninjau dan mendengar masukan dari para petani, termasuk soal<br \/>\npenggunaan listrik agar pompa lebih efisien,\u201d ujar Bupati Endah.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari P residen Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunungkidul, 6 Oktober 2025 &#8211; Guna mendukung produktivitas sektor pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperluas pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Program ini difokuskan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":31102,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-31100","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31100","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=31100"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31100\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31101,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31100\/revisions\/31101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/31102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=31100"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=31100"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=31100"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}