{"id":31376,"date":"2025-10-08T18:43:31","date_gmt":"2025-10-08T09:43:31","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=31376"},"modified":"2025-10-08T19:08:42","modified_gmt":"2025-10-08T10:08:42","slug":"sinergi-industri-baja-nasional-untuk-kedaulatan-maritim-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=31376","title":{"rendered":"Sinergi Industri Baja Nasional untuk Kedaulatan Maritim Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Cilegon (8\/10) \u2014 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk \/Krakatau Steel Group menerima kunjungan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Selasa (7\/10). Kunjungan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (Pantura), Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Komjen (Pol) Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H. beserta seluruh jajaran. Turut hadir Komisaris Utama Krakatau Steel, Hendro Martowardojo beserta Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Krakatau Steel Group. Pada kesempatan ini, rombongan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengunjungi PT Krakatau Baja Konstruksi, PT Krakatau Pipe Industries, dan PT Krakatau Posco . <\/p>\n<p>Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau<br \/>\npotensi yang dimiliki Krakatau Steel Group sekaligus menjadi simbol penguatan<br \/>\nsinergi antara industri baja nasional dan sektor maritim Indonesia yang terbagi<br \/>\ndalam tiga agenda strategis, yaitu modernisasi kapal perikanan nasional,<br \/>\npercepatan realisasi Kampung Nelayan Merah Putih, hingga percepatan pembangunan<br \/>\nGiant Sea Wall.<\/p>\n<p><b>Dari Kayu ke Baja, Hingga<br \/>\nTanggul Laut Sepanjang Pulau Jawa<\/b><\/p>\n<p>Berdasarkan informasi dan data dari<br \/>\nlaman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, lebih dari 95% kapal perikanan<br \/>\ndi Indonesia masih menggunakan bahan kayu. Secara konstruksi, kapal kayu<br \/>\nmemiliki kekurangan karena umumnya dibangun secara tradisional dan kurang<br \/>\nmemenuhi persyaratan standar kelaikan laut, laik tangkap dan laik simpan<br \/>\nhasilnya.<\/p>\n<p>Krakatau Steel Group memiliki kemampuan<br \/>\ndalam menyediakan bahan baku baja berkualitas tinggi bagi program ini, mulai<br \/>\ndari pelat baja untuk lambung kapal, pipa baja untuk sistem distribusi dan<br \/>\npendinginan, struktur fabrikasi untuk galangan dan pelabuhan, hingga rumah<br \/>\nmodular apung untuk percepatan realisasi Kampung Nelayan Merah Putih sebagai kawasan pesisir modern yang terintegrasi dengan<br \/>\nsarana dan prasarana produksi, sekaligus menjadi pusat ekonomi baru bagi<br \/>\nnelayan.<\/p>\n<p>Adapun pembangunan <i>Giant Sea Wall<\/i><br \/>\nPantura merupakan Proyek Strategis Nasional yang kini dipercepat pelaksanaannya<br \/>\noleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui pembentukan Badan Otorita Pengelola<br \/>\nPantura. Tanggul laut raksasa yang membentang dari Banten hingga Gresik ini<br \/>\ndirancang untuk menjadi benteng pertahanan utama pesisir utara Jawa dari risiko<br \/>\nrob dan kenaikan muka air laut.<\/p>\n<p>Dalam konteks ini, Krakatau Steel Group<br \/>\nmemiliki peran penting dalam kapabilitasnya terhadap penyediaan material baja<br \/>\nkonstruksi dan struktur laut untuk percepatan pembangunan tanggul.<\/p>\n<p><b>Krakatau Steel Sebagai<br \/>\nKatalisator Asta Cita<\/b><\/p>\n<p>Asa dari kunjungan kerja ini merupakan<br \/>\nimplementasi nyata dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Modernisasi<br \/>\nkapal nelayan berbasis baja mendukung ketahanan pangan laut nasional. Realisasi<br \/>\nKampung Nelayan Merah Putih mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta<br \/>\nmembuka peluang lapangan kerja, hingga percepatan pembangunan proyek <i>Giant<br \/>\nSea Wall<\/i> sebagai dukungan terhadap penguatan pertahanan dan keamanan<br \/>\nnasional sekaligus simbol kedaulatan dan perlindungan ekosistem pesisir utara<br \/>\nJawa.<\/p>\n<p>Kemudian dalam mendukung hilirisasi dan<br \/>\nindustrialisasi untuk memberikan nilai tambah ekonomi, Direktur Utama PT<br \/>\nKrakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, dalam kesempatan ini menyampaikan<br \/>\napresiasi atas penjajakan potensi kerjasama strategis yang dilakukan dan<br \/>\nmenegaskan bahwa momentum ini menjadi bagian penting dari penguatan komitmen<br \/>\nKrakatau Steel Group dalam mendukung program pemerintah dan ini merupakan salah<br \/>\nsatu bagian bagi kemajuan\/kesejahteraan masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cKrakatau Steel Group siap menjadi mitra<br \/>\nstrategis pemerintah dalam setiap upaya membangun kedaulatan maritim<br \/>\nIndonesia,\u201d jelas Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan<br \/>\nyang juga menjabat sebagai Chairman<br \/>\nALFI\/ILFA (Asosiasi Logistik &amp; Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA<br \/>\n(Indonesia Iron &amp; Steel Industry Association).<\/p>\n<p>Adapun sebagai tindak lanjut dari<br \/>\nkunjungan ini adalah persiapan penandatanganan nota kesepahaman antara Krakatau<br \/>\nSteel Group dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait pemenuhan<br \/>\nkebutuhan modernisasi kapal perikanan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih,<br \/>\ndan pembangunan <i>Giant Sea Wall.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cilegon (8\/10) \u2014 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk \/Krakatau Steel Group menerima kunjungan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Selasa (7\/10). Kunjungan ini dihadiri oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":31378,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-31376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=31376"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31377,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31376\/revisions\/31377"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/31378"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=31376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=31376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=31376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}