{"id":31865,"date":"2025-10-15T08:00:23","date_gmt":"2025-10-14T23:00:23","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=31865"},"modified":"2025-10-15T08:08:51","modified_gmt":"2025-10-14T23:08:51","slug":"arsitektur-ramah-lingkungan-wujud-nyata-komitmen-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=31865","title":{"rendered":"Arsitektur Ramah Lingkungan: Wujud Nyata Komitmen Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam bidang arsitektur, konsep berkelanjutan adalah sebuah pendekatan<br \/>\nterapan untuk menjaga potensi sumber daya alam dan ekosistem manusia. Konsep<br \/>\nini memastikan pembangunan berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/binus.edu\">BINUS<\/a> kembali menyelenggarakan BINUS Book Review, kali ini mengulas buku<br \/>\nberjudul \u201cSustainable Architecture (Arsitektur Berkelanjutan)\u201d karya akademisi<br \/>\nBINUS, Dr. Ar. Yanita Mila Ardiani, S.T., M.T., IAI. Acara yang berlangsung<br \/>\npada 19 Agustus 2025 di BINUS @Kemanggisan ini diadakan secara <i>hybrid<\/i>,<br \/>\nmenjangkau peserta dari berbagai lokasi.<\/p>\n<p>Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BINUS Library &amp; Knowledge<br \/>\nCenter, Knowledge Management Innovation, <a href=\"http:\/\/bmpbookstore.com\">BINUS Media &amp; Publishing<\/a>, serta<br \/>\nBINUS Press. Buku ini memberikan informasi mendalam mengenai arsitektur<br \/>\nberkelanjutan, mulai dari lingkungan, bangunan ekologi, hingga perencanaan<br \/>\nperkotaan. Di dalamnya, istilah-istilah seperti <i>recycle building<\/i>, <i>ecology<br \/>\nbuilding<\/i>, <i>biophilic building<\/i>, dan <i>pandemic building<\/i> dibahas<br \/>\nsecara sistematis.<\/p>\n<p>Dalam sesi bedah buku, Ibu Yanita Mila menegaskan bahwa keberlanjutan<br \/>\nadalah sebuah keharusan. \u201cKeberlanjutan adalah sebuah keharusan, bukan hanya<br \/>\ntren dalam perencanaan lingkungan hidup,\u201d tegasnya. Ia juga menambahkan,<br \/>\n\u201cSetiap bangunan, lingkungan, dan kota harus dirancang untuk berjalan seiring<br \/>\ndengan alam, bukan melawannya.\u201d<\/p>\n<p>Salah satu keunggulan buku ini adalah penyajiannya yang tidak hanya<br \/>\nberisi teori, tetapi juga dilengkapi ilustrasi visual. Ini membuat pemahaman<br \/>\nkonsep arsitektur yang kompleks menjadi lebih mudah bagi akademisi maupun<br \/>\nmasyarakat umum. Buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa arsitektur,<br \/>\nperencana kota, dan siapa pun yang ingin memahami arsitektur berkelanjutan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/593c7db0-95d4-40ae-c666-302c68046200\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Acara BINUS Book Review ini merupakan wujud nyata dari komitmen BINUS<br \/>\nuntuk membina dan memberdayakan masyarakat. Melalui kegiatan bedah buku ini,<br \/>\nBINUS berupaya menyebarkan pengetahuan yang relevan dan krusial, seperti isu<br \/>\narsitektur berkelanjutan, kepada khalayak yang lebih luas.<\/p>\n<p>Dengan memfasilitasi diskusi akademik dan mengapresiasi karya akademisi,<br \/>\nBINUS tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak<br \/>\npositif yang nyata bagi masyarakat. Inisiatif seperti ini menegaskan peran<br \/>\nBINUS sebagai lembaga pendidikan yang berdedikasi untuk mendorong inovasi dan<br \/>\nkesadaran akan pentingnya isu-isu global.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam bidang arsitektur, konsep berkelanjutan adalah sebuah pendekatan terapan untuk menjaga potensi sumber daya alam dan ekosistem manusia. Konsep ini memastikan pembangunan berjalan seiring dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":31867,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-31865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=31865"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31865\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31866,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31865\/revisions\/31866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/31867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=31865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=31865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=31865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}