{"id":34040,"date":"2025-11-07T15:54:03","date_gmt":"2025-11-07T06:54:03","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=34040"},"modified":"2025-11-07T16:08:43","modified_gmt":"2025-11-07T07:08:43","slug":"program-padat-karya-kementerian-pu-tahun-2025-telah-serap-138-314-tenaga-kerja-progres-fisiknya-mencapai-6779","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=34040","title":{"rendered":"Program Padat Karya Kementerian PU Tahun 2025 Telah Serap 138.314 Tenaga Kerja, Progres Fisiknya Mencapai 67,79%"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 7 November 2025 &#8211; Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membantu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia, pada tahun 2025, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyelenggarakan Program Padat Karya Tahun Anggaran (TA) 2025. Program ini selain bertujuan untuk membangun infrastruktur, juga menjadi bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membantu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia.<\/p>\n<p>Untuk Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat<br \/>\n(IBM) itu Kementerian PU telah menetapkan anggaran sebesar Rp2,7 triliun, dan<br \/>\nditargetkan mampu menyerap lebih dari 185.189 tenaga kerja melalui pembangunan<br \/>\ninfrastruktur berskala kecil, dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai<br \/>\npekerja.<\/p>\n<p>Berdasarkan data<br \/>\ne-Monitoring Kementerian PU per 3 November 2025, realisasi program padat karya<br \/>\ntelah menunjukkan progres signifikan. Penyerapan keuangan tercatat mencapai<br \/>\n58,05% dari total anggaran, atau setara dengan Rp1.611 miliar, dengan progres<br \/>\nfisik mencapai 67,79%.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/526718e6-05c0-4e4b-a8a7-7b9d6554a79f\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Capaian program ini<br \/>\ntelah memberikan manfaat langsung bagi tenaga kerja sebanyak 138.314 orang,<br \/>\natau setara dengan 4.047.804 Hari Orang Kerja (HOK).<\/p>\n<p>Menteri PU, Dody<br \/>\nHanggodo, mengatakan bahwa program padat karya merupakan strategi pembangunan<br \/>\nyang tidak hanya menghasilkan\u00a0<i>output<\/i>\u00a0fisik, tetapi juga memberikan<br \/>\ndampak langsung terhadap ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/de9f4801-4cec-4803-8257-76b7fdae0561\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>&#8220;Program ini<br \/>\nadalah instrumen yang penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat<br \/>\ndirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat,&#8221; kata Menteri Dody.<\/p>\n<p>Realisasi padat karya TA 2025 disalurkan melalui<br \/>\nunit-unit teknis di lingkungan Kementerian PU, dengan rincian sebagai berikut:<\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n<b>Direktorat Jenderal<br \/>\n(Ditjen) Sumber Daya Air<\/b>, melalui Program<br \/>\nPercepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 9.597 lokasi. Kegiatan ini difokuskan pada<br \/>\npembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier. Progres fisik per 3<br \/>\nNovember telah mencapai 79,04% dengan serapan tenaga kerja 115.319 orang.<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n<b>Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga<\/b>, melalui seluruh Balai Besar<br \/>\nPelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).<br \/>\nAnggaran TA 2025 sebesar Rp1,3 triliun tersebar di 1.074 lokasi untuk pekerjaan-pekerjaan<br \/>\ninfrastruktur berskala kecil seperti: pekerjaan pemeliharaan jalan dan<br \/>\njembatan. Realisasi fisik telah mencapai 80,9%<br \/>\ndan menyerap 48.651 tenaga kerja.<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br \/>\n<b>Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya<\/b>, melalui berbagai program<br \/>\ninfrastruktur permukiman, berupa:<\/p>\n<p>o\u00a0\u00a0\u00a0 Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di 302<br \/>\nlokasi (progres 67,99%; serapan 3.081 tenaga kerja).<\/p>\n<p>o\u00a0\u00a0\u00a0 Sanitasi Berbasis Masyarakat<br \/>\n(SANIMAS) di 841 lokasi (progres 47,70%; serapan 13.240 tenaga kerja).<\/p>\n<p>o\u00a0\u00a0\u00a0 Sanitasi Lembaga Pendidikan<br \/>\nKeagamaan (LPK) di 107 lokasi (progres 18,63%; serapan 404 tenaga kerja).<\/p>\n<p>o\u00a0\u00a0\u00a0 Program Pengembangan<br \/>\nInfrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di 676 lokasi (progres 30,71%;<br \/>\nserapan 5.964 tenaga kerja).<\/p>\n<p>o\u00a0\u00a0\u00a0 Pembangunan Tempat Pengelolaan<br \/>\nSampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di 31 lokasi (progres 49,96%; serapan 306<br \/>\ntenaga kerja).<\/p>\n<p>o\u00a0\u00a0\u00a0 Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di 10 lokasi (progres<br \/>\n12,08%).<\/p>\n<p>Secara strategis,<br \/>\nkomponen padat karya di Ditjen SDA, Ditjen Bina Marga, dan Ditjen Cipta Karya<br \/>\nselaras dengan visi PU 608, terutama dalam mendukung Pengentasan Kemiskinan<br \/>\n(menuju 0%) dan Pendorong Pertumbuhan Ekonomi (8% per tahun).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/76f7d72e-5936-4448-a4e8-154dfb042832\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Melalui pelibatan<br \/>\nlangsung masyarakat dalam pembangunan, program ini diharapkan dapat membuka<br \/>\nakses pekerjaan, memberikan pendapatan harian, serta memperbaiki kualitas<br \/>\ninfrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, dan<br \/>\ninfrastruktur sosial ekonomi lainnya di daerah.<\/p>\n<p>Program kerja ini<br \/>\nmerupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan<br \/>\nASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat\n<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 7 November 2025 &#8211; Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membantu mengurangi angka kemiskinan di Indonesia, pada tahun 2025, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":34042,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-34040","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34040","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34040"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34040\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34041,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34040\/revisions\/34041"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/34042"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34040"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34040"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34040"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}