{"id":34625,"date":"2025-11-14T17:21:39","date_gmt":"2025-11-14T08:21:39","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=34625"},"modified":"2025-11-14T18:09:41","modified_gmt":"2025-11-14T09:09:41","slug":"holding-perkebunan-nusantara-melalui-ptpn-iv-palmco-wujudkan-kepedulian-di-hari-kesehatan-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=34625","title":{"rendered":"Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Wujudkan Kepedulian di Hari Kesehatan Nasional"},"content":{"rendered":"\n<p><b>Jambi<\/b> &#8211; Di sebuah<br \/>\npanti asuhan kecil di Jambi, tawa anak-anak difabel kini terdengar lebih<br \/>\nnyaring. Sejak menerima kursi roda dan alat bantu dengar beberapa bulan lalu,<br \/>\nmereka lebih leluasa bergerak, bermain, dan belajar. \u201cAnak-anak jadi lebih<br \/>\npercaya diri,\u201d kata Hendra Permana, pengasuh di Panti Alyatama. \u201cIni bukan<br \/>\nsekadar bantuan, tapi membuat mereka benar-benar bisa menikmati masa kecilnya.\u201d<\/p>\n<p>Bantuan yang dimaksud<br \/>\ndatang dari PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, anak perusahaan<br \/>\nholding perkebunan PTPN III (Persero), yang dalam beberapa tahun terakhir<br \/>\nmenaruh perhatian besar pada kesehatan masyarakat di sekitar wilayah<br \/>\noperasionalnya. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL),<br \/>\nperusahaan itu menyalurkan berbagai bentuk dukungan dari gizi anak hingga<br \/>\npenyediaan air bersih.<\/p>\n<p>Langkah ini seolah<br \/>\nmenjadi napas baru di tengah peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), yang<br \/>\nsetiap 12 November selalu menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya urusan<br \/>\npemerintah, tetapi juga kepedulian bersama.<\/p>\n<p><b>Kesehatan<br \/>\nFondasi Negeri<\/b><\/p>\n<p>Direktur Utama PTPN IV<br \/>\nPalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa program TJSL yang dijalankan perusahaan<br \/>\nberakar dari keyakinan bahwa pertumbuhan bisnis tak akan berarti tanpa<br \/>\nkesejahteraan masyarakat di sekitarnya.<\/p>\n<p>\u201cKesehatan adalah salah<br \/>\nsatu fondasi utama kesejahteraan bangsa,\u201d ujar Jatmiko di Jakarta, Rabu<br \/>\n(12\/11\/2025). \u201cKami ingin memastikan tak ada anak bangsa, utamanya yang berada<br \/>\ndi sekitar kita, yang tertinggal untuk hidup sehat dan berkualitas.\u201d<\/p>\n<p>Sepanjang 2025, PTPN IV<br \/>\nPalmCo mengalokasikan bantuan melalui tiga pilar utama.\u00a0 Pertama pengentasan stunting lewat pemberian<br \/>\nmakanan tambahan dan gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di tujuh<br \/>\nregional perusahaan. Total bantuan stunting terhubung kepada total 1.344 anak<br \/>\ndi 6 provinsi mulai dari di Aceh hingga Kalimantan.<\/p>\n<p>Kedua penyediaan sarana<br \/>\nair bersih dan sanitasi. Diantaranya melalui pembangunan sumur bor dan kamar<br \/>\nmandi di berbagai daerah Nusantara. Program ini, secara langsung memberikan<br \/>\nmanfaat air bersih yang layak dan berkelanjutan. Dampaknya dirasakan langsung<br \/>\ndi\u00a0 pelosok daerah. 800an Kepala Keluarga<br \/>\ndapat terbebas dari kesulitan air bersih saat kemarau tiba.<\/p>\n<p><b>Masih<br \/>\nBanyak Pekerjaan Rumah<\/b><\/p>\n<p>Program-program seperti<br \/>\nini melengkapi upaya nasional menurunkan angka stunting yang hingga 2024 masih<br \/>\nberada di kisaran 19,8 persen, menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI)<br \/>\nKementerian Kesehatan. Angka tersebut memang menurun dibandingkan 21,5 persen<br \/>\npada 2023, namun masih jauh dari target pemerintah yakni 14 persen pada 2029.<\/p>\n<p>Selain stunting,<br \/>\npersoalan lain yang masih dihadapi masyarakat adalah keterbatasan akses<br \/>\nterhadap air bersih dan sanitasi layak. Data Bappenas menunjukkan, sekitar 9,3<br \/>\njuta rumah tangga di Indonesia masih belum memiliki sumber air bersih yang<br \/>\naman.<\/p>\n<p>Di Desa Pondok Meja,<br \/>\nKabupaten Muaro Jambi, langkah kecil PTPN IV PalmCo membantu menyediakan sumur<br \/>\nbor menjadi penanda perubahan besar bagi warganya. \u201cKami tidak lagi risau soal<br \/>\nair bersih,\u201d ujar Kepala Desa Martoyo. \u201cDulu, kalau kemarau panjang, kami harus<br \/>\nbeli air dengan jeriken.\u201d<\/p>\n<p><b>Sinergi<br \/>\nuntuk Indonesia Sehat<\/b><\/p>\n<p>Upaya perusahaan di<br \/>\nbidang kesehatan ini bukan yang pertama. Berdasarkan laporan keberlanjutan<br \/>\nperusahaan, sejak 2024 PTPN IV PalmCo telah menyalurkan lebih Rp 2 Milyar untuk<br \/>\nberbagai bantuan pada sektor kesehatan, termasuk pelatihan kader posyandu, program<br \/>\nstunting, lapangan olahraga, donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis<br \/>\nbagi warga di sekitar perkebunan.<\/p>\n<p>Jatmiko menegaskan,<br \/>\nprogram TJSL bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan bagian dari strategi<br \/>\npembangunan berkelanjutan. \u201cKami ingin menjadi mitra pembangunan pemerintah<br \/>\ndaerah. Setiap bantuan harus tepat sasaran dan punya dampak nyata,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Langkah itu sejalan<br \/>\ndengan kebijakan Holding Perkebunan Nusantara (PalmCo) di bawah naungan PTPN<br \/>\nGroup yang terus memperkuat program sustainability di bidang lingkungan dan<br \/>\nsosial, termasuk kesehatan masyarakat.<\/p>\n<p><b>Lebih<br \/>\ndari Sekadar Seremoni<\/b><\/p>\n<p>Perayaan Hari Kesehatan<br \/>\nNasional tahun ini mengusung tema \u201cBangun Generasi Sehat, Indonesia Hebat.\u201d Di<br \/>\nbanyak tempat, tema itu hadir dalam bentuk kegiatan simbolik\u2014senam bersama,<br \/>\npembagian vitamin, atau pemeriksaan gratis. Namun, di desa-desa seperti Pondok<br \/>\nMeja, wujudnya jauh lebih nyata: air bersih yang mengalir dari sumur baru,<br \/>\nanak-anak yang tumbuh sehat, dan tawa yang kembali terdengar di panti asuhan.<\/p>\n<p>Dari perkebunan,<br \/>\nmengalir harapan baru. Sebuah pengingat bahwa pembangunan kesehatan bukan<br \/>\nsekadar angka di laporan, melainkan wajah-wajah yang kembali tersenyum.<b><\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jambi &#8211; Di sebuah panti asuhan kecil di Jambi, tawa anak-anak difabel kini terdengar lebih nyaring. Sejak menerima kursi roda dan alat bantu dengar beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":34627,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-34625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34625"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34626,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34625\/revisions\/34626"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/34627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}