{"id":38967,"date":"2026-01-21T18:03:20","date_gmt":"2026-01-21T09:03:20","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=38967"},"modified":"2026-01-21T18:03:20","modified_gmt":"2026-01-21T09:03:20","slug":"kejar-target-nol-warga-di-tenda-saat-ramadan-menteri-pu-dorong-percepatan-huntara-di-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=38967","title":{"rendered":"Kejar Target Nol Warga di Tenda Saat Ramadan, Menteri PU Dorong Percepatan Huntara di Aceh"},"content":{"rendered":"<p>ACEH TAMIANG, 21 Januari 2026 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan seluruh warga terdampak sudah dapat menempati hunian yang layak dan tidak ada lagi yang tinggal di tenda pengungsian saat memasuki bulan suci Ramadan.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung<br \/>\nlokasi pembangunan Huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang,<br \/>\nSelasa (20\/1\/2026). Saat ini, Kementerian PU tengah merampungkan tahap akhir<br \/>\npembangunan huntara tersebut dengan progres fisik mencapai 98,75%.<\/p>\n<p>&#8220;Kita dorong secepat-cepatnya agar segera selesai. Kita semua<br \/>\nbekerja keras supaya saat Ramadan, kalau bisa nol warga yang tinggal di tenda.<br \/>\nKami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan<br \/>\nmaksimal,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p>Penyelesaian huntara sebelum Ramadan ini merupakan tindak lanjut<br \/>\ndari arahan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara menekankan bahwa<br \/>\npenanganan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada penyelesaian fisik<br \/>\nbangunan semata, namun juga harus menjamin rasa aman dan kenyamanan masyarakat,<br \/>\nkhususnya dalam menjalankan ibadah.<\/p>\n<p>\u201cItu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan<br \/>\npenuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas<br \/>\nMuslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meskipun<br \/>\ndalam kondisi pascabencana,\u201d tegas Menteri Dody.<\/p>\n<p>Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari<br \/>\npaket Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Aceh 1. Untuk mengejar target<br \/>\nwaktu di tengah kondisi darurat, Kementerian PU menerapkan metode konstruksi<br \/>\nmodular dengan sistem\u00a0<i>Modular Lite<\/i>\u00a0(MOLI). Teknologi ini<br \/>\nmemungkinkan pembangunan dilakukan dengan cepat tanpa memerlukan alat berat.<\/p>\n<p>Secara teknis, Huntara 1 di Aceh Tamiang berdiri di atas lahan<br \/>\nseluas 5.427 m\u00b2 dengan total luas bangunan mencapai 2.052 m\u00b2. Kompleks ini<br \/>\nterdiri dari 7 blok hunian yang mencakup 114 modul. Kapasitas huntara dirancang<br \/>\nuntuk menampung 84 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 336 jiwa.<\/p>\n<p>Guna menjamin kesehatan dan kenyamanan penghuni, kawasan huntara<br \/>\ndilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain berupa 42 unit<br \/>\nMandi Cuci Kakus (MCK), area komunal multifungsi dan area jemur, musala untuk<br \/>\nkegiatan ibadah, dan utilitas pendukung berupa genset dan toren air.<\/p>\n<p>Kementerian PU juga memastikan ketersediaan sanitasi dan air<br \/>\nbersih yang memadai. Sumber air bersih diperoleh dari sumur bor yang disalurkan<br \/>\nmelalui tandon, sementara pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek. Untuk<br \/>\npasokan listrik, kawasan ini telah terhubung dengan jaringan PLN.<\/p>\n<p>Dengan rampungnya tahap akhir ini, huntara ditargetkan dapat<br \/>\nsegera dimanfaatkan oleh warga terdampak bencana, sehingga pemulihan kehidupan<br \/>\nsosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat berjalan lebih cepat.<\/p>\n<p>Program kerja<br \/>\nini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja, Bergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam<br \/>\nmenjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat<\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/144019dc-808a-4678-8331-72317289263d\/22340e89-bbb3-4541-bf34-84445133dccd\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH TAMIANG, 21 Januari 2026 \u2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Menteri Pekerjaan Umum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":38968,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-38967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38967"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38967\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/38968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}