{"id":39034,"date":"2026-01-22T17:02:47","date_gmt":"2026-01-22T08:02:47","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=39034"},"modified":"2026-01-22T17:02:47","modified_gmt":"2026-01-22T08:02:47","slug":"normalisasi-jalur-pekalongan-sragi-yang-terdampak-banjir-terus-dilakukan-ka-berjalan-40-kpj-dan-tidak-ada-pembatalan-perjalanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=39034","title":{"rendered":"Normalisasi Jalur Pekalongan &#8211; Sragi yang Terdampak Banjir Terus Dilakukan, KA Berjalan 40 Kpj dan Tidak Ada Pembatalan Perjalanan"},"content":{"rendered":"<p>KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan &#8211; Sragi tepatnya di KM 88.<\/p>\n<p>KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan &#8211; Sragi tepatnya di KM 88. Hingga Kamis (22\/1), jalur tersebut tetap dapat dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas maksimal 40 km\/jam dan tidak terdapat pembatalan perjalanan KA.<\/p>\n<p>Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa proses pemulihan pada petak jalan Pekalongan &#8211; Sragi menunjukkan perkembangan positif. Genangan air yang sebelumnya terjadi pada jalur hulu dan hilir telah berhasil ditangani sehingga seluruh perjalanan kereta api kini kembali dapat melintas menggunakan lokomotif dinas masing &#8211; masing.<\/p>\n<p>\u201cPada tahap ini masih diberlakukan pembatasan kecepatan 40 km\/jam baik alur hulu maupun hilir, sambil menunggu kecukupan pemadatan balas serta perbaikan geometri rel agar kembali sesuai dengan standar keselamatan perjalanan kereta api,\u201d ujar Luqman.<\/p>\n<p>Dalam penanganan di lapangan, KAI Daop 4 Semarang telah mengerahkan 4 unit Kereta Penolong Jalan Rel (KPJR) serta ratusan tenaga kerja yang bekerja secara intensif selama 24 jam. <\/p>\n<p>Upaya normalisasi dilakukan melalui ecer balas, pengangkatan jalur secara manual, dan rencana pemecokan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.<\/p>\n<p>&#8220;KAI Daop 4 Semarang juga menargetkan peninggian jalur kereta api hingga 50 cm dari kondisi sebelum terjadinya genangan air guna meningkatkan ketahanan prasarana terhadap potensi genangan air di kemudian hari,&#8221; lanjut Luqman.<\/p>\n<p>Luqman menambahkan bahwa selama proses normalisasi berlangsung, dampak operasional masih berupa kelambatan perjalanan kereta api, namun dalam batas yang sangat terkendali.<\/p>\n<p>\u201cKelambatan yang terjadi berkisar antara 1 hingga 6 menit, dan terus kami upayakan agar tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, KAI Daop 4 tetap berkomitmen melakukan langkah cepat, terukur, dan berkesinambungan demi menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.<\/p>\n<p>KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada para pelanggan untuk tetap memperhatikan informasi perjalanan melalui kanal resmi KAI. KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan pemantauan intensif hingga kondisi jalur dinyatakan sepenuhnya aman dan dapat kembali dilalui dengan kecepatan normal.<\/p>\n<p>Manager Humas<\/p>\n<p>KAI Daop 4 Semarang<\/p>\n<p>Luqman Arif<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/www.vritimes.com\/id\/articles\/6dfb33e8-e883-4c48-8a47-ad1d17840fe9\/14375090-794a-4277-baea-c71e89e99d29\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAI Daop 4 Semarang terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan &#8211; Sragi tepatnya di KM 88. KAI Daop [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39035,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-39034","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39034","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=39034"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/39034\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/39035"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=39034"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=39034"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=39034"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}