{"id":41112,"date":"2026-03-04T23:02:58","date_gmt":"2026-03-04T14:02:58","guid":{"rendered":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=41112"},"modified":"2026-03-04T23:02:58","modified_gmt":"2026-03-04T14:02:58","slug":"pertumbuhan-konstruksi-2025-jadi-sinyal-positif-permintaan-baja-krakatau-steel-tangkap-peluang-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seasiaonline.com\/?p=41112","title":{"rendered":"Pertumbuhan Konstruksi 2025 Jadi Sinyal Positif Permintaan Baja,  Krakatau Steel Tangkap Peluang Bisnis"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 4 Maret 2026 &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk\/Krakatau Steel Group (\u201cPerseroan\u201d atau \u201cKRAS\u201d) memproyeksikan momentum pertumbuhan positif sektor konstruksi nasional pada 2025 akan menjadi katalis signifikan bagi peningkatan kinerja operasional dan finansial Perseroan. Berdasarkan analisis data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Tabel Input-Output, nilai kebutuhan besi dan baja untuk konstruksi tahun ini diperkirakan mencapai Rp59 \u2013 Rp65 triliun, setara dengan sekitar 7 \u2013 9 juta ton baja, yang membuka peluang besar bagi Krakatau Steel Group untuk meningkatkan pangsa pasar dan utilisasi kapasitas produksinya.<\/p>\n<p>Direktur Utama PT Krakatau<br \/>\nSteel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa momentum ini selaras<br \/>\ndengan strategi transformasi \u201cKS Reborn\u201d yang berfokus pada penguatan bisnis<br \/>\nhilir dan optimalisasi kinerja. \u201cTren pertumbuhan konstruksi ini bukan hanya sinyal<br \/>\npasar, tetapi fondasi riil bagi akselerasi perbaikan fundamental Perseroan.<br \/>\nKami memposisikan diri sebagai penyedia baja utama yang siap mendukung<br \/>\npembangunan nasional, sekaligus mengoptimalkan kapasitas produksi untuk<br \/>\nmeningkatkan kinerja finansial dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang<br \/>\nsaham,\u201d lanjut Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia<br \/>\nIron &amp; Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman ALFI\u00a0(Asosiasi<br \/>\nLogistik dan Forwarder Indonesia atau\u00a0Indonesian Logistics and Forwarders<br \/>\nAssociation\/ILFA).<\/p>\n<p><b>Dukungan Data dan Proyeksi Makro yang Solid<\/b><\/p>\n<p>Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel<br \/>\n&amp; Mining Insight menguatkan analisis dengan data riil. PDB sektor<br \/>\nkonstruksi 2025 diproyeksikan mencapai\u00a0Rp1.311 \u2013 Rp1.312 triliun,<br \/>\nmeningkat dari realisasi 2024 sebesar Rp1.262,8 triliun. Berdasarkan Tabel<br \/>\nInput-Output 2020, porsi nilai besi dan baja dasar dalam struktur biaya<br \/>\nkonstruksi berkisar\u00a04-5%. Dengan mempertahankan rasio ini, tercipta proyeksi<br \/>\npermintaan baja senilai Rp59 \u2013 Rp65 triliun dari sektor konstruksi saja.<\/p>\n<p>\u201cAngka ini memberikan kepastian dan visibilitas yang tinggi bagi produsen<br \/>\nbaja domestik. Bagi Krakatau Steel, ini adalah peluang untuk meningkatkan<br \/>\nutilisasi pabrik secara signifikan dari level saat ini, yang pada gilirannya<br \/>\nakan mendorong perbaikan margin melalui efisiensi skala ekonomi,\u201d jelas Widodo Setiadharmaji dari Steel &amp; Mining<br \/>\nInsights.<\/p>\n<p><b>Strategi Menangkap Peluang dan Dampak Jangka Panjang<\/b><\/p>\n<p>Krakatau Steel Group menyiapkan strategi komprehensif untuk menangkap<br \/>\npeluang ini sebagai optimalisasi portofolio produk dimana fokus pada produk<br \/>\nbaja hilir bernilai tambah tinggi yang banyak dibutuhkan proyek konstruksi dan<br \/>\ninfrastruktur. Selain tiu ada sinergi grup dengan memanfaatkan jaringan<br \/>\nlogistik, kepelabuhanan, dan kawasan industri dalam grup untuk menekan biaya<br \/>\ndan meningkatkan kecepatan layanan. Selain itu dukungan program pemerintah<br \/>\nuntuk emperkuat peran dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan terus<br \/>\nmendorong permintaan jangka menengah-panjang.<\/p>\n<p>Konsistensi pertumbuhan konstruksi dan keberlanjutan PSN memberikan<br \/>\nsinyal\u00a0stabilitas permintaan (<i>demand visibility<\/i>)\u00a0yang sangat<br \/>\ndihargai oleh pasar modal. Stabilitas ini menjadi dasar yang kuat bagi<br \/>\nperencanaan bisnis dan investasi Perseroan ke depan.<\/p>\n<p><b>Dampak Positif bagi Pemegang Saham<\/b><\/p>\n<p>Keberhasilan Krakatau Steel Group dalam merealisasikan peluang ini<br \/>\ndiharapkan memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan <i>(revenue<br \/>\ngrowth)<\/i>\u00a0dari penjualan produk baja ke sektor konstruksi. Ada pula<br \/>\nPerbaikan Utilisasi Kapasitas\u00a0yang berdampak pada efisiensi biaya dan<br \/>\npeningkatan profitabilitas. Selain itu penguatan sentimen investor\u00a0karena<br \/>\nPerseroan dipandang sebagai perusahaan yang mampu memanfaatkan siklus positif<br \/>\nekonomi dan kebijakan pembangunan pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cKami yakin bahwa dengan eksekusi strategi yang tepat, momentum positif<br \/>\nsektor konstruksi ini akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kinerja<br \/>\noperasional dan keuangan Perseroan, yang pada akhirnya bertujuan untuk<br \/>\nmeningkatkan nilai perusahaan bagi seluruh pemegang saham,\u201d tutup Dr. Akbar<br \/>\nDjohan.<\/p>\n<p>Dengan proyeksi permintaan yang kuat dan strategi bisnis yang terarah,<br \/>\nKrakatau Steel Group optimis memasuki fase pertumbuhan yang lebih solid seiring<br \/>\ndengan pembangunan nasional. Dengan kondisi ini maka Asta Cita Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto untuk peningkatan kesejahteraan bangsa dapat tercapai.<\/p>\n<p><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/c93ecef3-0555-442b-b447-2e6235634056\/78dd55e4-720a-4298-b2b4-b7a25d4a8608\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 4 Maret 2026 &#8211; PT Krakatau Steel (Persero) Tbk\/Krakatau Steel Group (\u201cPerseroan\u201d atau \u201cKRAS\u201d) memproyeksikan momentum pertumbuhan positif sektor konstruksi nasional pada 2025 akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":41113,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-41112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=41112"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41112\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/41113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=41112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=41112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seasiaonline.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=41112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}