LinkAja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Bersama BAZNAS

Melalui program “Ramadhan Berbagi, Aceh Bangkit Bersama”, LinkAja dan LinkAja Syariah menyalurkan bantuan bagi ratusan keluarga terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya, sekaligus memperkuat peran fintech syariah dalam memperluas donasi digital dan
solidaritas sosial.

Jakarta, 11 Maret 2026PT Fintek Karya
Nusantara (LinkAja)
bersama layanan LinkAja Syariah menyalurkan
bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak musibah di Aceh dan wilayah
sekitarnya melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Inisiatif ini merupakan bagian dari program “Ramadhan Berbagi, Aceh Bangkit
Bersama”
, yang memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk memperkuat
solidaritas sosial sekaligus mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.

Program ini difokuskan
pada penyaluran paket bantuan Ramadhan bagi ratusan keluarga terdampak, yang
didistribusikan melalui jaringan nasional BAZNAS di wilayah Aceh, Sumatra
Barat, dan Sumatra Utara.

Aceh dipilih sebagai
fokus program karena wilayah tersebut masih menghadapi tantangan pemulihan
pascabencana, dengan banyak keluarga terdampak yang membutuhkan dukungan untuk
memenuhi kebutuhan dasar dan memulai kembali aktivitas ekonomi mereka. Melalui program
ini, LinkAja berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus
memperkuat semangat kebangkitan komunitas lokal.

CEO LinkAja, Yogi
Rizkian
Bahar, menyampaikan
sebagai perusahaan teknologi finansial nasional yang berakar pada semangat
#SatukanPotensiIndonesia, LinkAja berkomitmen untuk menghadirkan dampak sosial
yang nyata melalui kolaborasi lintas sektor. “Kami percaya bahwa teknologi
finansial tidak hanya berperan dalam mempermudah transaksi, tetapi juga dapat
menjadi sarana untuk memperluas dampak sosial. Melalui kolaborasi bersama
BAZNAS dan momentum Ramadhan, LinkAja ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi
masyarakat terdampak gempa di Aceh dan sekitarnya serta membantu mempercepat
proses pemulihan mereka,” ujar Yogi.

Inisiatif ini juga
mendapat dukungan dari Dewan Pengawas Syariah LinkAja, Dr. H. Zainut Tauhid
Sa’adi, M.Si.
, yang telah resmi menjabat sebagai Pimpinan BAZNAS RI Periode
2026–2031. Menurut beliau, kolaborasi antara teknologi digital dan lembaga
pengelola zakat menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat bagi
masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam di Indonesia.
Ia menambahkan bahwa kehadiran platform seperti LinkAja Syariah dapat
mempermudah masyarakat dalam menyalurkan berbagai bentuk donasi secara lebih
cepat, transparan, dan tepat sasaran.

“Di bulan Ramadhan,
semangat kepedulian dan berbagi semakin kuat. Kehadiran platform digital
seperti LinkAja Syariah memudahkan masyarakat untuk menyalurkan kebaikan,
sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahiq yang membutuhkan,
sekaligus memberikan kemudahan bagi para muzakki dalam menunaikan kewajiban dan
amal kebaikan mereka secara lebih praktis dan aman,” ujar Zainut Tauhid
Sa’adi
.

Ia berharap inisiatif
ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan
sekitarnya, sekaligus memperkuat peran teknologi finansial syariah dalam
mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di Indonesia.

Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, turut mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara
platform fintech dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pemulihan
masyarakat pascabencana. “Kami menyambut baik kolaborasi bersama LinkAja dan
LinkAja Syariah dalam membantu masyarakat Aceh dan sekitarnya yang terdampak bencana.
Dengan jaringan distribusi BAZNAS, bantuan dapat disalurkan secara cepat dan
tepat sasaran kepada keluarga yang membutuhkan,” pungkas Arifin.

QRIS Jadi Motor Pertumbuhan
Transaksi Digital
Di tengah meningkatnya
adopsi pembayaran digital di Indonesia, QRIS (Quick Response Code Indonesian
Standard)
menjadi salah satu pendorong utama aktivitas transaksi di
ekosistem LinkAja.

Hingga akhir 2025,
jumlah pengguna QRIS LinkAja meningkat sekitar 40% secara tahunan (YoY) dengan
volume transaksi yang turut tumbuh sekitar 20%. Pertumbuhan ini sejalan dengan
tren nasional yang menunjukkan percepatan adopsi pembayaran digital, di mana transaksi
digital secara keseluruhan tumbuh 39,21%, sementara transaksi QRIS meningkat
hingga 139,99% pada periode yang sama.

QRIS kini menjadi salah
satu kanal pembayaran utama di ekosistem LinkAja yang digunakan untuk berbagai
kebutuhan sehari-hari, mulai dari transaksi di merchant UMKM, pembelian
BBM, transportasi, hingga belanja di toko offline maupun online.
Untuk mendukung kemudahan transaksi tersebut, LinkAja juga menghadirkan
berbagai fitur tambahan seperti pembayaran tagihan rutin, aktivitas e-commerce,
merchant QRIS offline, serta layanan tarik tunai tanpa kartu di ATM.

LinkAja Syariah Perkuat Ekosistem Donasi Digital
Sebagai bagian dari
pengembangan ekosistem keuangan syariah digital, LinkAja Syariah menghadirkan
platform donasi digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat menyalurkan
berbagai bentuk kontribusi sosial secara lebih mudah.

Melalui platform ini, pengguna dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah,
wakaf, hingga donasi kemanusiaan secara digital dalam satu ekosistem yang aman
dan transparan. LinkAja Syariah juga bekerja sama dengan lebih dari 100 lembaga
donasi terpercaya, termasuk BAZNAS, untuk memastikan proses penyaluran bantuan
berlangsung secara akuntabel dan tepat sasaran.

Hingga awal tahun 2026, LinkAja Syariah telah
mendapatkan berbagai pengakuan mulai dari ”Indonesia Innovation of The Year — Financial
Technology” oleh Asian Management Excellence Award 2025, “Best Islamic Digital Payment
Service Provider” oleh The Asset Triple A Islamic Finance Awards 2025, dan
“Best Financial Technology Provider untuk Zakat” oleh BAZNAS.

Dengan menggabungkan inovasi teknologi finansial, layanan keuangan
syariah digital, serta komitmen terhadap dampak sosial, LinkAja berharap dapat
terus berkontribusi dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat
budaya berbagi di masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES