Helm Kuning dan Petualangan Tambang, Hari Pertama Junior Miners Fun Fest 2026 Disambut Antusias

JAKARTA – Rabu, 2 Juli 2026, area Avenue of the Star, Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan, tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak area Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 dibuka, anak-anak mulai berdatangan mengenakan helm keselamatan dan rompi proyek. Sebagian langsung berlari menuju zona permainan, sementara orang tua mengikuti dari belakang sambil mengabadikan momen pertama anak-anak mereka masuk ke dunia tambang versi mini.

Junior Miners Fun Fest 2026 yang dihadirkan oleh MIND ID ini mengusung semangat “Membangun Generasi Emas”. Melalui pengalaman bermain yang interaktif, anak-anak tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga dikenalkan pada dunia pertambangan, hasil tambang Indonesia, profesi di sektor tambang, serta pentingnya keselamatan, ketelitian, dan kerja sama sejak dini.

Antusiasme pengunjung terasa sejak hari pertama. Salah satu wahana yang paling mencuri perhatian adalah Gold Rush Zone dan Human Claw, area permainan yang mengajak anak-anak mencari “emas” dan mengenal konsep eksplorasi mineral melalui aktivitas yang menantang.

Bagi Salma, anak perempuan berusia 11 tahun, wahana ini memberikan sensasi petualangan yang tak terlupakan. Pengalaman menggantung untuk mengambil replika emas menjadi momen yang paling ia sukai sepanjang hari pertama festival.

“Paling seru waktu harus menggantung dan mengambil emas. Rasanya seperti sedang menjalankan misi,” ujar Salma dengan penuh semangat.

Pengalaman serupa juga dirasakan Victoria, yang datang bersama teman-temannya sejak pukul tiga sore. Menurutnya, Human Claw menjadi pengalaman yang paling menarik karena berbeda dari permainan yang biasa ia temui.

“Aku paling suka Human Claw, karena kita seperti benar-benar ikut mencari emas. Ekskavator juga seru, apalagi waktu alatnya bisa digerakkan sendiri,” kata Victoria.

Di area simulasi ekskavator, anak-anak mendapat kesempatan mencoba pengalaman mengoperasikan alat berat dalam bentuk permainan. Mereka belajar menggerakkan alat, memindahkan material, dan mengikuti arahan petugas. Aktivitas ini tidak hanya membuat anak-anak merasa seperti berada di area tambang, tetapi juga melatih koordinasi, fokus, kesabaran, dan kemampuan mengikuti aturan.

Meski suasananya penuh permainan, nilai edukasi tetap terasa. Angel (11), salah satu pengunjung anak, menangkap bahwa kegiatan di JMFF tidak hanya soal mencoba wahana, tetapi juga belajar bekerja sama.

“Di sini kita belajar kalau menyelesaikan misi itu tidak bisa asal cepat. Harus kerja sama, teliti, dan mengikuti arahan,” ujar Angel.

Menurut Angel, penggunaan helm dan perlengkapan keselamatan sejak awal masuk juga membuatnya memahami bahwa aktivitas di dunia tambang membutuhkan disiplin tinggi pada aspek keamanan (safety).

“Pakai helm dan perlengkapan seperti ini supaya kita tetap aman dan tidak cedera. Jadi seru, tapi tetap harus hati-hati,” katanya.

JMFF 2026 berlangsung pada 2–5 Juli 2026 di Avenue of the Star, Lippo Mall Kemang Village, Jakarta Selatan. Acara ini terbuka bagi anak-anak, keluarga, serta murid sekolah. Dari suasana hari pertama, keceriaan Salma dan kawan-kawan menunjukkan bagaimana pengenalan industri strategis seperti pertambangan dapat dikemas secara menyenangkan lewat helm kuning, rompi keselamatan, dan misi berburu emas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA