Kesehatan dan Kemandirian Finansial Jadi Bekal Penting Perempuan

Kesehatan dan Kemandirian Finansial Jadi Bekal Penting Perempuan

Jakarta, 6 September 2026 – FLOQ kembali menghadirkan The FLOQ Circle: Sisterhood melalui edisi terbaru bertajuk Wellness & Wealth di FLOQ HQ, Jakarta pada Sabtu, 5 September 3036. Kegiatan ini mempertemukan komunitas perempuan dalam ruang diskusi yang menghubungkan dua aspek penting dalam kehidupan, yakni kesehatan dan kemampuan mengelola finansial.

Menghadirkan Meisya Eadyana, S.Gz, RD, Nutritionist U by Prodia, serta Ajeng Vera, Financial Content Creator dan Founder Ajeng Talks, Sisterhood: Wellness & Wealth mengajak peserta melihat bahwa membangun masa depan tidak hanya berkaitan dengan kondisi finansial, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menjaga kesehatan dan membuat keputusan secara lebih sadar.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembahasan mengenai kesehatan perempuan, literasi finansial, hingga pengenalan aset kripto. Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti BMI (Body Mass Index) Test, serta berinteraksi langsung melalui sesi fireside chat dan tanya jawab.

Kesehatan Jadi Fondasi untuk Bertumbuh

Dalam sesi kesehatan, Meisya menyoroti pentingnya membangun kesadaran terhadap kondisi tubuh melalui kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar, melainkan dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

“Menjaga kesehatan bukan hanya soal angka di timbangan atau bagaimana kita terlihat, tetapi bagaimana kita memahami kebutuhan tubuh dan membangun kebiasaan yang bisa dijalankan secara berkelanjutan. Ketika perempuan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang tubuhnya, mereka juga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjalani berbagai aspek kehidupannya,” ujar Meisya Eadyana, S.Gz, RD, Nutritionist U by Prodia.

Pembahasan tersebut memperkuat pesan bahwa kesejahteraan perempuan perlu dilihat secara menyeluruh. Kondisi kesehatan fisik dan mental dapat memengaruhi banyak keputusan dalam kehidupan, termasuk bagaimana seseorang merencanakan dan mengelola masa depannya.

Literasi Finansial Dimulai dari Memahami Diri Sendiri

Sementara itu, Ajeng Vera mengajak peserta melihat pengelolaan finansial sebagai proses yang harus disesuaikan dengan tujuan, kebutuhan, dan profil risiko masing-masing.

Menurutnya, berkembangnya berbagai instrumen keuangan dan aset digital membuka semakin banyak pilihan bagi masyarakat. Namun, bertambahnya akses tersebut juga perlu diimbangi dengan kemampuan memahami risiko sebelum mengambil keputusan.

“Literasi finansial bukan tentang mengikuti instrumen yang sedang populer, tetapi memahami tujuan keuangan kita terlebih dahulu. Termasuk ketika berbicara mengenai aset kripto, penting untuk tahu karakteristik dan risikonya, kemudian menempatkannya sesuai dengan kondisi finansial dan profil risiko masing-masing,” kata Ajeng, Financial Content Creator dan Founder Ajeng Talks.

Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan di tengah semakin luasnya pilihan instrumen finansial yang dapat diakses masyarakat. Edukasi menjadi salah satu fondasi agar keputusan finansial tidak hanya didorong oleh tren, tetapi berdasarkan pemahaman dan perencanaan yang matang.

FLOQ Dorong Edukasi Kripto Lebih Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Bagi FLOQ, Sisterhood merupakan bagian dari upaya membawa edukasi finansial dan aset digital melalui pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan bahwa pertumbuhan ekosistem aset digital perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi. Menurutnya, membuka akses terhadap teknologi dan produk finansial saja belum cukup apabila masyarakat belum memiliki pemahaman yang memadai untuk menggunakannya secara bertanggung jawab.

“Adopsi aset digital yang sehat tidak cukup hanya dengan menghadirkan akses. Industri juga perlu membangun pemahaman dan kepercayaan. Melalui Sisterhood, kami ingin membawa pembicaraan mengenai finansial dan aset digital ke ruang yang lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga perempuan dapat belajar, bertanya, dan mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” ujar Yudho.

Yudho menambahkan, keterlibatan perempuan menjadi bagian penting dalam perluasan literasi finansial di Indonesia. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan kegiatan komunitas yang tidak hanya membicarakan aset digital dari sisi pasar, tetapi juga menghubungkannya dengan kebutuhan dan tantangan nyata masyarakat.

Sisterhood sebagai Ruang Belajar dan Bertumbuh

Wellness & Wealth melanjutkan rangkaian Sisterhood yang sebelumnya telah dihadirkan FLOQ dengan berbagai pendekatan. Pada edisi Bloom & Bond, misalnya, peserta mengikuti workshop flower arrangement sekaligus mengenal investasi kripto untuk pemula. Sementara melalui konsep Balance & Build, pembahasan difokuskan pada mindful movement serta dasar-dasar aset kripto dengan pendekatan yang ringan dan ramah bagi pemula.

Melalui setiap edisinya, FLOQ Circle: Sisterhood berupaya membangun ruang di mana perempuan dapat berdiskusi, membangun koneksi, sekaligus memperoleh perspektif baru mengenai kesehatan, finansial, hingga perkembangan aset digital.

Ke depan, Yudho berencana untuk terus mengembangkan FLOQ Circle sebagai wadah edukasi dan komunitas yang menjangkau berbagai kelompok masyarakat dengan pendekatan yang relevan dan mudah dipahami.

Bagi FLOQ, semakin luasnya adopsi aset digital perlu dibarengi dengan semakin kuatnya kemampuan masyarakat dalam memahami peluang sekaligus risikonya. Melalui kolaborasi dan pendekatan berbasis komunitas, literasi diharapkan dapat berkembang tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan finansial secara lebih matang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA